Abstract
Media sosial yang marak digunakan oleh remaja dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Beberapa dampak positifnya yaitu dapat membantu menemukan jati diri, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, mengejar minat bakat, dan lainnya. Di sisi lain, penggunaan media sosial juga memiliki dampak negatif yaitu rasa ketidakpercayaan diri yang sering dialami oleh remaja terutama perempuan. Rasa tidak percaya diri ini muncul ketika melihat orang lain memiliki kehidupan yang jauh lebih baik di media sosial sehingga remaja akan cenderung merasa gagal ketika tidak mencapai standar media sosial tersebut. Kelebihan yang dimiliki orang lain tersebut seharusnya dapat menjadi motivasi pengembangan diri dan tidak menjadi penghambat kemampuan yang telah ada dalam diri masing- masing. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, survei, dan wawancara focus group pada remaja perempuan usia akhir dengan rentang usia 18-21 tahun. Wawancara ini dilaksanakan secara virtual dikarenakan situasi kondisi saat ini tidak memungkinkan adanya wawancara secara langsung atau tatap muka. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan atau membuat strategi komunikasi visual guna memberikan edukasi kepada remaja perempuan usia akhir agar terhindar dari insecurity sebagai efek dari media sosial.
Cite
CITATION STYLE
Valentina, A., Putri, G. L., Valiani, V., & Putri, O. H. (2022). STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL EDUKASI INSECURITY SEBAGAI DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA PEREMPUAN. Jurnal Bahasa Rupa, 5(2), 237–245. https://doi.org/10.31598/bahasarupa.v5i2.1067
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.