Pemodelan Strategi Kampanye Sosial Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis 7 Fase Kesedihan Kubler

  • Budiwaspada A
  • Mansoor A
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Persebaran covid-19 berbanding lurus dengan kecepatan lalu-lintas orang dan barang era globalisasi. Menggali lebih dalam dampak sosial masyarakat terkait dengan pandemi covid-19 , dapat dikonstruksi melalui tahapan emosional dalam kesedihan yang terjadi ketika manusia dihadapkan pada perubahan. Memahami dampak sosial pandemi covid-19 menghasilkan pengetahuan yang  berguna untuk mengembangkan model strategi komunikasi persuasi publik Indonesia. Fenomena tersebut akan dipetakan dengan semiotika sosial untuk menghasilkan model siklus kesedihan pandemi covid-19 yang akan menjadi dasar pemodelan kampanye sosial. Adapun temuan dalam pengembangan model kampanye sosial pasca pandemi Covid-19 adalah perlunya membangun pemahaman akan khalayak sasaran melalui pengembangan pemahaman akan interaksi sosial budaya, dan pemahaman akan pola pengumpulan informasi, serta pemahaman akan sistem pengambilan keputusan khalayak sasaran berbasis konstruksi fase kesedihan pandemi covid-19. Pola perilaku, komunikasi dan interaksi sosial, serta pengambilan keputusan khalayak sasaran berbeda pada setiap fase kesedihan yang dialami. Oleh karena itu, 7 fase kesedihan pandemi covid-19 yang dilalui oleh khalayak sasaran merupakan pijakan penting dalam membangun pemahaman utama untuk memunculkan empati, sikap dan perilaku, serta tindakan dari khalayak sasaran sebagai tujuan dalam merancang kampanye sosial pasca pandemi Covid-19

Cite

CITATION STYLE

APA

Budiwaspada, A. E., & Mansoor, A. Z. (2020). Pemodelan Strategi Kampanye Sosial Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis 7 Fase Kesedihan Kubler. Jurnal Desain, 7(3), 207. https://doi.org/10.30998/jd.v7i3.6335

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free