Abstract
Perubahan organisasi merupakan fenomena yang umum terjadi di lingkungan bisnis saat ini, yang sering kali dihadapi dengan resistensi dari karyawan dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam mengelola perubahan dan membangun ketahanan terhadap resistensi, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan adopsi alat intervensi, serta strategi resistensi yang efektif. Artikel ini mengeksplorasi berbagai alat intervensi yang dapat digunakan dalam mengelola perubahan organisasi, seperti komunikasi yang efektif, pelatihan dan pengembangan karyawan, partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan, dan perubahan struktural. Selain itu, artikel ini juga membahas pola atau tren resistensi yang umum ditemui, termasuk resistensi terhadap perubahan struktural, budaya, teknologi, dan proses kerja, serta strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi resistensi tersebut. Melalui analisis komprehensif terhadap berbagai faktor yang terlibat dalam mengelola perubahan organisasi, artikel ini menawarkan panduan praktis bagi pemimpin dan manajer untuk merancang strategi intervensi yang efektif, meminimalkan resistensi, dan mencapai perubahan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi organisasi.
Cite
CITATION STYLE
Pahliana, S., Hayadi, B. H., Yusuf, F. A., Suheti, S., & Rodiyah, S. (2023). Membangun Ketahanan Dalam Perubahan Organisasi Pada Alat Intervensi Dan Strategi Resistensi. Technical and Vocational Education International Journal (TAVEIJ), 3(2), 199–208. https://doi.org/10.55642/taveij.v3i2.656
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.