Pengaruh Pengungkapan Diri terhadap Resiliensi Narapidana Tindak Pidana Perlindungan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto

  • Muslikhah A
  • Wibowo P
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan diri (self-disclosure) terhadap resiliensi narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kuantitatif. Data primer berasal dari kuisioner yang di isi oleh 98 narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto sebagai sampel dalam penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, signifikansi, dan determinasi.  Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,523 yang artinya memiliki korelasi positif kuat. H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh positif pengungkapan diri (self-disclosure) terhadap resiliensi narapidana tindak pidana perlindungan anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Semakin tinggi pengungkapan diri (self-disclosure) maka semakin tinggi pula resiliensi narapidana.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muslikhah, A. S., & Wibowo, P. (2023). Pengaruh Pengungkapan Diri terhadap Resiliensi Narapidana Tindak Pidana Perlindungan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(02). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19757

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free