PERANAN PEREMPUAN DALAM TEKS TRADISIONAL BALI GEGURITAN DIAH SAWITRI

  • Suarniti G
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Karya sastra sebagai sebuah kreativitas, baik estetis maupun respons kehidupan sosial, mencoba mengungkapkan perilaku manusia dalam suatu komunitas sosial. Dimensi-dimensi yang dilukiskan merupakan dimensi kehidupan dari sebuah struktur sosial yang di dalamnya tertuang nilai keindahan, nilai etika dan moral, sehingga mempunyai fungsi yang sangat besar artinya bagi kehidupan. Penelitian ini fokus pada sastra tradisional Bali berupa geguritan.Geguritan yang dijadikan objek tulisan ialah Geguritan Diah Sawitri yang memuat gambaran hidup dan kehidupan dan sangat patut dijadikan pedoman dan dicontoh dalam menjalankan kehidupan. Perilaku kehidupan yang dijalankan sang tokoh cerita (Sawitri) berkaitan erat dengan nilai-nilai Hindu (tri hita karana, trikaya parisuda); peranan jender; dan cita-cita feminisme radikal-kultural yang menekankan pada esensi perempuan (keperempuanan).

Cite

CITATION STYLE

APA

Suarniti, G. A. M. R. (2017). PERANAN PEREMPUAN DALAM TEKS TRADISIONAL BALI GEGURITAN DIAH SAWITRI. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 3(1), 134–144. https://doi.org/10.22225/jr.3.1.115.134-144

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free