Abstract
Artikel ini menjelaskan tentang fungsi pelanggaran prinsip kesantunan pada komentar berita online di Fanspage Facebook Merdeka.Com. Data penelitian yaitu berupa tuturan yang didapatkan dari Fanspage Facebook Merdeka. Com dengan rubrik berita politik tanggal 23 dan 24 September 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang melangar disampaikan dalam bentuk asertif, direktif dan ekspresif. Fungsi pelanggaran asertif memiliki 2 sub fungsi yaitu “ menyatakan ” dan “ menyindir”. Fungsi direktif memiliki 3 sub fungsi yaitu “ menasehati ”, “ melarang ” dan “ bertanya ”. Fungsi ekspresif memiliki 6 sub fungsi yaitu “ mencela ”, “ menyalahkan ”, “ mengumpat ”, “ mengolok ”, “ mengecam ”, “ meremehkan ”, dan “ berharap ”. Fungsi pelanggaran paling dominan yaitu fungsi asertif dengan sub fungsi “ menyatakan ”.
Cite
CITATION STYLE
Aini, Q. (2018). FUNGSI PELANGGARAN MAKSIM PRINSIP KESANTUNAN PADA KOMENTAR BERITA ONLINE DI FANSPAGE FACEBOOK MERDEKA.COM. PRASASTI: Journal of Linguistics, 3(2), 200. https://doi.org/10.20961/prasasti.v3i2.12492
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.