Urgensi Pengajaran Pendidikan Multikultural Menggunakan Problem Based Learning

  • Sambi S
  • Wilodati W
  • Komariah S
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan untuk menerima dan mengakui beragam perbedaan merupakan titik sentral dari pendidikan multikultural. Kemampuan tersebut dapat diasah selain lewat kebiasaan di rumah, tetapi juga lewat dunia pendidikan. Pada institusi pendidikan dapat diintegrasikan ke dalam berbagai materi dan pendekatan belajar yang menunjang pengimplementasian nilai-nilai pendidikan multikultural, seperti pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBM). Tujuan dari artikel ini adalah mempromosikan penggunaan pendekatan PBM pada pembelajaran sosiologi yang berkaitan dengan materi pendidikan multikultural. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif pada SMA Talenta School, Kota Bandung. Informan dalam penelitian ini adalah Guru Sosiologi dan beberapa Siswa-Siswi kelas XI di sekolah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) peserta didik dapat mengikuti pelajaran dengan baik; 2) bertanggungjawab dengan tugas-tugas yang diberikan; 3) mampu menunjukkan sikap bekerja; 4) saling menghargai pendapat orang lain; 5) bernalar kritis dan terbiasa untuk bertanya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sambi, S., Wilodati, W., & Komariah, S. (2020). Urgensi Pengajaran Pendidikan Multikultural Menggunakan Problem Based Learning. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(2), 125–134. https://doi.org/10.52483/ijsed.v2i2.31

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free