Abstract
Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep uang dalam perspektif Islam, yang melihat uang sebagai alat tukar dengan fungsi sosial untuk mendukung kesejahteraan umat, bukan sebagai komoditas yang dapat menghasilkan keuntungan tanpa aktivitas produktif. Dalam metode analisisnya, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, dan keseimbangan dalam syariah Islam terkait penggunaan uang, serta larangan terhadap riba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menolak sistem bunga (riba) karena berpotensi menciptakan ketimpangan sosial dan eksploitasi. Sebagai alternatif, sistem keuangan Islam mengedepankan pembiayaan berbasis bagi hasil seperti mudharabah dan musyarakah, yang lebih adil dan menitikberatkan pada kesejahteraan semua pihak. Konsep ini dipandang relevan untuk menciptakan stabilitas ekonomi dan distribusi kesejahteraan yang merata, serta membangun sistem ekonomi yang etis dan berkelanjutan di era modern.
Cite
CITATION STYLE
R, B., Misbah, I., Muin, R., & S, S. (2024). UANG DAN BUNGA DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 9(2), 580–594. https://doi.org/10.33772/jakuho.v9i2.198
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.