Aneksasi Rusia atas Krimea, Sanksi Uni Eropa, dan Penguatan Hubungan Strategis antara Rusia-Tiongkok

  • Muhammad A
  • Athifi M
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai dampak sanksi Uni Eropa terhadap Rusia  setelah tindakan aneksasi Krimea pada tahun 2014. Uni Eropa dan Amerika Serikat mengutuk tindakan ilegal tersebut dan mencoba menekan Rusia untuk meninggalkan Krimea dan memenuhi semua tuntutan tanpa syarat. Sanksi tersebut termasuk larangan penyediaan teknologi untuk eksplorasi minyak dan gas, larangan pemberian kredit kepada perusahaan minyak Rusia dan bank-bank negara, serta pembatasan perjalanan terhadap warga Rusia berpengaruh yang dekat dengan Presiden Putin dan terlibat dalam pencaplokan Krimea. Apa konsekuensi sanksi Barat terhadap Hubungan Internasional Rusia? Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan didukung oleh data sekunder dari buku, jurnal serta berbagai data valid dari internet, artikel ini menunjukkan bahwa sanksi tersebut sangat memukul perekonomian Rusia. Namun, artikel ini menunjukkan bahwa alih-alih melemahkan kekuatan Rusia, sanksi Barat justru memperkuat posisi strategis Rusia. Sanksi tersebut. Kondisi tersebut justru memperkuat hubungan ekonomi dan militer Rusia dengan Republik Rakyat Tiongkok. Rusia dan Tiongkok adalah kekuatan besar dalam politik dunia kontemporer. Penguatan hubungan strategis antara dua kekuatan  besar tersebut memiliki dampak strategis terhadap politik dunia dewasa ini. Kata kunci:  Krimea, great power, Rusia, sanksi, Tiongkok

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad, A., & Athifi, M. F. (2021). Aneksasi Rusia atas Krimea, Sanksi Uni Eropa, dan Penguatan Hubungan Strategis antara Rusia-Tiongkok. Insignia: Journal of International Relations, 8(2), 132. https://doi.org/10.20884/1.ins.2021.8.2.3528

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free