Cemaran Bakteri Pada Cincau Hijau Sebagai Bahan Utama Es Daluman Di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi

  • Al Disa F
  • Azizah S
  • Rashati D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Es daluman adalah minuman tradisional khas Bali yang terbuat dari cincau hijau (Cyclea barbata Miers) yang disajikan dengan gula aren, santan, dan es batu. Cincau hijau sebagai bahan utama es daluman memiliki manfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung sumber energi dan nilai gizi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah cemaran bakteri pada cincau hijau sebagai bahan utama es daluman di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen kuasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu cincau hijau, diambil masing-masing satu sampel dari penjual es Daluman di tiga lokasi berbeda di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi. Uji cemaran bakteri dilakukan dengan metode Angka Lempeng Total Bakteri (ALTB) dengan metode pour plate pada media Nutrient Agar (NA) dan diuji sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cincau hijau dari tiga lokasi yaitu Jl. Teuku Umar, Jl. PB Sudirman, dan Jl. Banyuwangi di Kecamatan Jajag, Kabupaten Banyuwangi mengandung cemaran bakteri. Jumlah ALTB cincau hijau pada sampel A yaitu 7,7  koloni/g, pada sampel B yaitu 1,14   koloni/g, dan sampel C yaitu 7,66  koloni/g.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Disa, F. N., Azizah, S. N., Rashati, D., & Hidayah, A. N. (2022). Cemaran Bakteri Pada Cincau Hijau Sebagai Bahan Utama Es Daluman Di Kecamatan Jajag Kabupaten Banyuwangi. BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi Dan Diversitas, 1(2), 97–102. https://doi.org/10.31537/biosapphire.v1i2.695

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free