SUDUT PANDANG AKDEMISI PERTANIAN TERHADAP ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KOTA GORONGTALO

  • ; S
  • Abidin Z
  • Larekeng F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Praktek Alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian terjadi di banyak daerah di Indonesia termasuk di Gorontalo ,menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tahunya di Kota Gorontalo mengalami penurunan jumlah luasan lahan pertanian diakibatkan karena peralihan fungsi lahan. Dampak secara langsng dari alih fungsi lahan yaitu hilangnya lahan garapan petani dan berkurangnya jumlah produksi pertanian. Penelitian ini melihat alih fungsi lahan pertanian di Gorontalo menurut persepsi akademi pertanian sebagai kelompok yang relevan dengan tema penelitian. Informan dalam penelitian adalah dosen pertanian yang ada di berbagai kampus di Gorontalo. Proses pengambilan data penelitian menggunakan wawancara mendalam bersama informan penelitian, pengambilan data dan analsis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma akademisi pertanian terhadap alih fungsi lahan sangat beragam, salah satu informan menyampaikan bahwa alih fungsi lahan mempengaruhi produksi pangan, namun juga disampaikan oleh informan lain bahwa di Gorontalo mempunyai daerah satelit yang memproduksi pangan.

Cite

CITATION STYLE

APA

; S., Abidin, Z., Larekeng, F. J., ; A., & Dalanggo, I. (2024). SUDUT PANDANG AKDEMISI PERTANIAN TERHADAP ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KOTA GORONGTALO. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 7(1), 144. https://doi.org/10.52434/mja.v7i1.3765

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free