UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN SERBUK INSTAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) PRODUKSI MITRA SEHAT KIRINGAN BANTUL

  • Naila Imroatus Sholikhah
  • Muhammad Alfian
  • Fitri Andriani Fatimah
N/ACitations
Citations of this article
101Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb) merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan diketahui tanaman ini mengandung senyawa kurkumin yang dapat berperan sebagai antioksidan. Pada penelitian Meiliyana (2021) menunjukkan hasil kadar rata-rata kurkumin dalam minuman serbuk instan temulawak UMKM Mitra Sehat di Desa Wisata Jamu Kiringan dari 3 kemasan yang berbeda berturut-turut adalah sampel A sebesar 42,28%, sampel B sebesar 40,4% dan sampel C sebesar 46,54% yang membuktikan bahwa sampel mengandung kurkumin. Namun belum ada pembuktian uji antioksidan pada serbuk instan temulawak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  aktivitas antioksidan pada serbuk instan temulawak  yang di produksi UMKM  Mitra Sehat di Desa Wisata Jamu kiringan. Pada penelitian ini dilakukan uji antioksidan pada tiga sampel yang berbeda menggunakan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl). Masing-masing sampel diuji menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Penetapan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dinyatakan dengan nilai IC50 (Inhibiton Concentration 50). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan pada minuman serbuk instan temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) yang di produksi UMKM Mitra Sehat di Desa Wisata Jamu Kiringan Bantul termasuk dalam kategori sedang dengan nilai IC50 masing-masing sampel secara berturut-turut adalah sampel A sebesar (144,126 ppm), sampel B sebesar (141,839 ppm), dan sampel C sebesar (141,765 ppm).

Cite

CITATION STYLE

APA

Naila Imroatus Sholikhah, Muhammad Alfian, & Fitri Andriani Fatimah. (2023). UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN SERBUK INSTAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) PRODUKSI MITRA SEHAT KIRINGAN BANTUL. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 50–55. https://doi.org/10.37089/jofar.v8i1.179

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free