Abstract
Pemikiran pendidikan Islam yang diterapkan Dr. H. Abdul Karim Amrullah (HAKA) pada Perguruan Thawalib telah melahirkan lembaga pendidikan Islam yang sangat penting dan paling berpengaruh di Minangkabau. Hal ini dilakukan HAKA setelah bergabung dengan Surau Jembatan Besi di Padangpanjang, HAKA menemukan kelemahan halaqah, yaitu hanya fokus mendengarkan ide guru. HAKA percaya bahwa instruksi semacam ini tidak mengembangkan kritis bagi peserta didik dalam berpikir. Dalam tanggapannya terhadap kondisi ini, bahwa HAKA menggabungkan halaqah dengan metode diskusi. HAKA mengubah pengajian surau menjadi sekolah-sekolah yang berkelas, dengan memakai metode penggabungan kurikulum pelajaran umum dan agama, memakai buku-buku baik yang ditulis oleh guru yang mengajar di Perguruan Thawalib Padangpanjang maupun kitab-kitab dari luar. Hal ini, dapat dipahami bahwa pemikiran pendidikan Islam HAKA mencakup komponen-komponen pendidikan yang meliputi; tujuan pendidikan, dasar pendidikan, pendidik, dan peserta didik.
Cite
CITATION STYLE
Afdal, S., Zulmuqim, Z., & Samad, D. (2022). Pemikiran Pendidikan Islam Dr. H. Abdul Karim Amrullah (Studi pada Perguruan Thawalib Padangpanjang). Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 5(2). https://doi.org/10.31869/jkpu.v5i2.3830
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.