Emancipation and Legal Justice; Portrait of Women's Legal Protection In Indonesia

  • Kemala Dewi M
  • Arifin R
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract. International human rights declarations urge the development of feminism in the world. Feminism whose essence is fighting for women's rights has so far been neglected by the community, so that a new spirit is sought so that women can again feel. This study aims to review unfairness actions that have been scattered in society between men and women. Justice is expressed in daily life in order to eradicate acts of gender discrimination. Indonesia as a legal state that always obeys the law and upholds the principles of justice and certainty is a reflection of an existing feminist movement. The role of women must be considered important by the progress of a nation, however in Indonesia there are still many issues of gender equality that occur, such as the absence of women's own beliefs in matters of occupying good power. The problem of sexual crimes that have been wiping out in all public relations has led to increasingly ineffective emancipation of women in Indonesia. This emancipation is a form or manifestation of the feminist movement that can benefit both men and women. The feminism movement can encourage relations in a harmonious society to maintain a stable condition.Keywords: Emancipation, Trust, Justice, Women, CrimeAbstrak. Adanya deklarasi HAM secara internasional mendorong perkembangan feminisme dalam dunia. Feminisme yang hakikatnya memperjuangkan hak-hak wanita selama ini kurang diperhatikan oleh masyarakat, sehingga diusahakan sebuah semangat baru agar kembali dapat dirasakan oleh wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas ketindakkeadilan yang selama ini meradang dalam masyarakat antara kaum laki-laki dan perempuan. Keadilan tersebut dituangkan dalam kehidupan sehari-hari agar menghapus tindak diskriminasi gender. Indonesia sebagai negara hukum yang selalu mematuhi hukum dan menjunjung asas keadilan dan kepastian merupakan cerminan dari sebuah gerakan feminisme yang ada. Peran wanita harus dianggap penting oleh kemajuan suatu bangsa, namun di Indonesia masih banyak pemasalahan kesetaraan gender yang terjadi, seperti belum adanya kepercayaan wanita sendiri dalam masalah menduduki kekuasaan yang baik. Permasalahan kejahatan seksual yang sudah memusim di segala hubungan masyarakat menyebabkan semakin tidak efektifnya emansipasi wanita di Indonesia. Emansipasi ini merupakan bentuk atau perwujudan dari gerakan feminisme yang dapat menguntungkan pihak laki-laki dan pihak perempuan. Gerakan feminisme dapat mendorong terjadinya hubungan dalam masyarakat yang harmonis untuk melangsungkan kondisi yang stabil. Kata Kunci: Emansipasi, Kepercayaan, Keadilan, Perempuan, Kejahatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Kemala Dewi, M. B., & Arifin, R. (2019). Emancipation and Legal Justice; Portrait of Women’s Legal Protection In Indonesia. JURNAL CITA HUKUM, 7(1). https://doi.org/10.15408/jch.v7i1.10261

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free