Enterokolitis Nekrotik: Patofisiologi, Diagnosis dan Tatalaksana

  • Iftinan Y
  • Ranti Filarma Negara Purnama
  • Lale Srigading Udayanti
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Enterokolitis nekrotik (EKN) merupakan kondisi peradangan pada usus dan lebih banyak ditemukan pada bayi lahir prematur. Kejadian EKN meningkat pada anak dengan berat badan lahir <1500 gram dan usia kehamilan <28 minggu. Patofisiologi EKN belum dipahami sepenuhnya, namun mekanisme yang dapat berkaitan dengan terjadinya penyakit yaitu invasi bakteri intraluminal melalui TLR-4 dan mengaktifkan reaksi inflamasi. Selain itu, gangguan mikrosirkulasi usus serta disbiosis juga dikatakan berkaitan dengan proses terjadinya penyakit. Penegakan diagnosis dan stadium penyakit dilakukan dengan Bell’s Modifed Staging Criteria, terdiri dari fase ringan, sedang dan parah. Akibat buruknya prognosis EKN, pemberian tatalaksana harus dilakukan secara adekuat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Iftinan, Y., Ranti Filarma Negara Purnama, Lale Srigading Udayanti, Izza Ahmad Muharis, Jannatul Cahya Admiyanti, & Yusra Pintaningrum. (2023). Enterokolitis Nekrotik: Patofisiologi, Diagnosis dan Tatalaksana. Lombok Medical Journal, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.29303/lmj.v2i1.2390

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free