Identifikasi Cemaran Bakteri Escherechia coli Pada Air Sumur di Cilacap

  • Mubarok A
  • Rochmah N
  • Permana D
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang sangat mutlak bagi makhluk hidup khususnya manusia. Kebutuhan akan air seakan-akan tidak pernah ada habisnya antara lain digunakan untuk minum, mengolah makanan, mandi, energi, transportasi, pertanian ,industri dan rekreasi. Penyediaan air bersih akan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mengurangi jumlah orang sakit terutama penyakit yang berhubungan dengan air serta meningkatkan standar kualitas hidup. Menurut Permenkes No.492 Tahun 2010 tentang syarat mikrobiologi air minum adalah tidak ditemukannya bakteri Coliform dan Escherichia coli dalam 100 ml air. Kualitas air yang baik juga mempengaruhi kesehatan masyarakat, air digunakan harus terbebas dari cemaran mikroorganisme, salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Air yang tercemar bakteri dapat menularkan penyakit melalui air. Salah satu penyakit yang dapat ditularkan melalui air adalah penyakit diare. Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Desain peneilitian adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah sumur yang dimiliki oleh penduduk di wilayah kelurahan Sidanegara Kabupaten Cilacap. Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagian dari sumur yang berada di wilayah tersebut. Hasil dari 5 sampel didapatkan bahwa 4 sampel (80%) dari 5 sampel memiliki indeks MPN >0/100 ml yang berarti sumur bor tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Sedangkan 1 sampel (20%) tidak terkontaminasi Escherichia coli.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mubarok, A., Rochmah, N. N., & Permana, D. A. S. (2022). Identifikasi Cemaran Bakteri Escherechia coli Pada Air Sumur di Cilacap. Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 3(2), 21–27. https://doi.org/10.36760/jp.v3i2.331

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free