Abstract
Istilah ‘ilm al-dilalah atau semantik dalam bahasa Indonesia dan semantics dalam bahasa Inggris, berasal dari bahasa Yunani sema (nomina) yang berarti tanda atau lambang atau semanio (verba) yang berarti menandai, berarti, atau melambangkan. Dalam sumber lain, disebutkan, kata semantik itu berasal dari bahasa Yunani, semantike, bentuk muannats dari semantikos, yang berarti menunjukkan, memaknai, atau to signify. Dalam kamus linguistik memberikan pengertian ilmu semantik, (1) Bagian struktur bahasa yang berhubungan dengan makna ungkapan dan juga dengan struktur makna wicara. (2) sistem dan penyelidikan makna dan arti dalam suatu bahasa dan bahasa pada umumnya. Semantik merupakan salah satu bagian dari tata bahasa yang meliputi fonologi, tata bahasa, dan semantik. Semantik diartikan sebagai ilmu bahasa yang mempelajari makna. Dalam bahasa Arab, ‘ilm- ad-dilalah terdiri atas dua kata: ‘ilm yang berarti ilmu pengetahuan, dan al-dilalah, yang berarti penunjukkan atau makna. Jadi, ‘ilm al-dilalah menurut bahasa adalah ilmu pengetahuan tentang makna.Abstract: The term 'ilm al-dilalah or semantics in Indonesian and semantics in English, comes from the Greek sema (noun) which means sign or symbol or semanio (verb) which means to mark, signify, or symbolize. In other sources, it is stated that the word semantics comes from the Greek, semantice, the muannats form of semanticos, which means to show, interpret, or to signify. The linguistic dictionary provides the definition of semantics, (1) The part of language structure that is related to the meaning of expressions and also to the structure of speech meaning. (2) systems and investigations of meaning and significance in a language and language in general. Semantics is a part of grammar which includes phonology, grammar and semantics. Semantics is defined as the science of language that studies meaning. In Arabic, 'ilm-ad-dilalah consists of two words: 'ilm, which means knowledge, and al-dilalah, which means designation or meaning. So, 'ilm al-dilalah according to language is the science of meaning.Istilah ‘ilm al-dilalah atau semantik dalam bahasa Indonesia dan semantics dalam bahasa Inggris, berasal dari bahasa Yunani sema (nomina) yang berarti tanda atau lambang atau semanio (verba) yang berarti menandai, berarti, atau melambangkan. Dalam sumber lain, disebutkan, kata semantik itu berasal dari bahasa Yunani, semantike, bentuk muannats dari semantikos, yang berarti menunjukkan, memaknai, atau to signify. Dalam kamus linguistik memberikan pengertian ilmu semantik, (1) Bagian struktur bahasa yang berhubungan dengan makna ungkapan dan juga dengan struktur makna wicara. (2) sistem dan penyelidikan makna dan arti dalam suatu bahasa dan bahasa pada umumnya. Semantik merupakan salah satu bagian dari tata bahasa yang meliputi fonologi, tata bahasa, dan semantik. Semantik diartikan sebagai ilmu bahasa yang mempelajari makna. Dalam bahasa Arab, ‘ilm- ad-dilalah terdiri atas dua kata: ‘ilm yang berarti ilmu pengetahuan, dan al-dilalah, yang berarti penunjukkan atau makna. Jadi, ‘ilm al-dilalah menurut bahasa adalah ilmu pengetahuan tentang makna.
Cite
CITATION STYLE
Hasan Abidin. (2023). Permasalahan Makna dalam Ilmu Dalalah. Jiluna Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab Dan Pendidikan Bahasa Arab, 1(1), 37–49. https://doi.org/10.61181/jilunaarabiyah.v1i1.357
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.