Abstract
Tujuan Policy Paper ini untuk menganalisis optimasi rute distribusi sehingga mendapatkan biaya yang minimum dengan menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming dengan memberikan batasan constrain capacity dan flow conservation capacity. Verifikasi dan validasi model serta pembuatan skenario dari model awal diharapkan memberikan permodelan dalam penelitian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan data kualitatif. Supply beras berasal dari petani sebanyak 104 titik dan importir sebanyak 3 titik dengan pelaku logistik produsen sebanyak 9 titik, pengepul sebanyak 9 titik, grosir sebanyak 19 titik, agen sebanyak 17 titik dan distributor sebanyak 9 titik dengan tujuan akhir di pengecer sebanyak 104 titik. Sumber data adalah data primer dan data sekunder. Teknik data Analisis yang digunakan adalah observasi. wawancara. dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis sektor distribusi logistik menggunakan analisis deskriptif. Hasil Policy Paper mendapatkan biaya optimum sebesar 9.779.678.000,00 atau 56% dari total biaya pengiriman dilapangan sebesar Rp.17.464.018.000,00 dengan total distribusi beras dari petani 2.285,21 ton, importir 4.297,92 ton dengan jumlah demand di pengecer sebanyak 6.583,12 Ton dengan jumlah rute distribusi 2 stage sebanyak 56 link, 3 stage sebanyak 35 link dan 4 stage sebanyak 13 link dengan biaya cost link interval Rp. 66,00 pada node PC99 sampai dengan 25.982,00 pada node PC11
Cite
CITATION STYLE
Mustakim, M. (2024). OPTIMASI DISTRIBUSI BERAS DALAM PEMENUHAN PERSEDIAAN PANGAN DI PROVINSI PAPUA. Action Research Literate, 8(3). https://doi.org/10.46799/arl.v8i3.261
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.