KULINER LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

  • Rizal Kurniansah
  • Siti Hamdiah Rojabi
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dalam penyusunan artikel yaitu menganalisis potensi daya tarik wisata kuliner di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kajian ini merupakan kajian awal dengan jenis penelitian kualitatif, metode pengumpulan data yang gunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, adapun potensi kuliner lokal dari 3 suku di NTB yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo yang dapat digunakan sebagai daya tarik wisata antara lain Singang, Sayur Ares, Sate Bulayak, Ayam Taliwang, Plecing Kangkung, Sepat, Uta Palumara Londe, Mangge Mada, Nasi Balap Puyung, Ayam Rarang, Sate Pencok, Doco Fo’o, dan aneka jajanan seperti Jaje Ore, Kue Bantal, Kue Keciput, Kelepon Kecerit, Kue Tarek, dan Kue Keong. Berdasarkan potensi tersebut, diharapkan keterlibatan dari unsur pemerintah maupun pihak terkait dalam mempromosikan potensi kuliner yang dimiliki agar dapat diketahui oleh banyak orang dan mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizal Kurniansah, & Siti Hamdiah Rojabi. (2023). KULINER LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT. The Sages Journal, 2(01), 9–19. https://doi.org/10.61195/sages.v2i01.9

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free