Relationship of Occlusal Schemes with the Occurrence of Temporomandibular Disorders

  • Sugiaman D
  • Himawan L
  • Fardaniah S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hubungan skema oklusal dengan terjadinya kelainan temporomandibula. Sistem mastikasi merupakan unit kompleks fungsional tubuh yang bertanggung jawab untuk pengunyahan, bicara, dan proses deglutasi. Temporomandibular Disorders (TMD) digunakan untuk menggambarkan semua gangguan fungsional dari sistem mastikasi. Etiologi TMD bisa disebabkan berbagai faktor, seperti ketidakharmonisan oklusal dan stres emosional. Hubungan antara oklusi dan TMD diperdebatkan dalam kedokteran gigi, salah satu faktor oklusal fungsi kelompok, dan oklusi seimbang. Namun, studi tentang hubungan skema oklusal dan terjadinya TMD masih terbatas dan tetap kontroversial. Tujuan: Untuk menyelidiki hubungan skema oklusal dengan terjadinya TMD. Metode: Studi potong lintang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Subjek penelitian berjumlah 127 mahasiswa. Subjek diperiksa berdasarkan Indeks Klinis Helkimo dan dibagi menjadi kelompok TMD dan non TMD. Subjek dikategorikan sebagai kelompok non-­TMD jika nilai Indeks Klinis Helkimo bernilai 0 dan kelompok TMD jika nilainya antara 1-­25. Hasil: Skema oklusi yang seimbang memiliki risiko yang lebih besar untuk terjadinya TMD dengan nilai odd ratio 5,6 dengan p=0,021). Simpulan:

Cite

CITATION STYLE

APA

Sugiaman, D. H., Himawan, L. S., & Fardaniah, S. (2013). Relationship of Occlusal Schemes with the Occurrence of Temporomandibular Disorders. Journal of Dentistry Indonesia, 18(3). https://doi.org/10.14693/jdi.v18i3.114

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free