Abstract
Musculoskeletal disorder masih menjadi masalah kesehatan yang terjadi pada pekerja baik pekerja formal maupun informal. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro terdapat keluhan musculoskeletal disorder, namun belum diketahui perbedaan keluhan antara pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara keluhan musculoskeletal disorder yang dialami oleh pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro serta mengetahui karakteristik pekerja becak. Penelitian dilaksanakan di Kawasan Malioboro Kota Yogyakarta menggunakan desain penelitian cross sectional. Subyek penelitian adalah pekerja becak kayuh dan becak motor. Hasil analisis menggunakan Independent Sample T-test didapatkan hasil sebagai berikut, rata-rata keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja becak motor lebih tinggi yaitu 11,67 dengan variasi variasi 12,021. Hasil uji T didapatkan nilai p=0,626 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan. Perbedaan keluhan musculoskeletal disorder pada pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro didapatkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor.
Cite
CITATION STYLE
Diastari, N., Suwarto, S., & Alfanan, A. (2020). perbedaan keluhan musculoskeletal disorder (msds) pada pekerja becak kayuh dan becak motor di kawasan malioboro kota yogyakarta. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 5(2), 185. https://doi.org/10.35842/formil.v5i2.330
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.