SPIRITUALITAS GIDEON SEBAGAI SEORANG HAKIM ISRAEL DAN APLIKASINYA BAGI PEMIMPIN MUDA DI ERA GLOBALISASI

  • Larosa S
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemimpin muda masa kini membutuhkan prinsip-prinsip alkitabiah tentang bagaimana membangun spiritualitas sebagai pemimpin di tengah era globalisasi yang semakin sekuler. Di sisi lain, kepemimpinan Gideon yang dicatat dalam Hakim-Hakim 6-8 masih jarang diteliti oleh ahli Biblika masa kini. Padahal kisahnya cukup menarik khususnya bagi kaum muda. Sebagai pemimpin muda yang kurang berpengalaman, Gideon justru berhasil memimpin Bangsa Israel selama masa jabatannya. Karena itu kisah Gideon penting untuk dibahas dan dapat menjadi suatu petunjuk bagi para pemimpin muda yang notabene mempunyai kelemahan sama seperti Gideon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggunakan literatur baik buku, kamus maupun jurnal untuk membahas topik penelitian. Dari hasil ulasan Hakim-Hakim 6-8 ditemukan beberapa prinsip spiritualitas penting yang dapat dipelajari antara lain: penyembahan kepada Tuhan, restorasi mezbah sebagai deklarasi iman, meminta konfirmasi dari Allah, mengandalkan Tuhan dan menyadari kepemimpinan Allah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Larosa, S. (2023). SPIRITUALITAS GIDEON SEBAGAI SEORANG HAKIM ISRAEL DAN APLIKASINYA BAGI PEMIMPIN MUDA DI ERA GLOBALISASI. TEOLOGIS-RELEVAN-APLIKATIF-CENDIKIA-KONTEKSTUAL, 1(01), 107–123. https://doi.org/10.61660/tep.v1i01.13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free