Abstract
Air dan minyak merupakan salah satu sumber bagi kehidupan. Namun, ada beberapa faktor penyebab terjadinya limbah berminyak, satu satunya limbah rumah tangga. Permasalahan ini perlu ditangani salah satunya dengan menggunakan membran yang dilapisi larutan komposit, larutan komposit yang dapat digunakan yaitu SiO2-kitosan-grafena. Penelitian ini dilakukan dengan metode Dip-Coating (pencelupan). Proses pencelupan dilakukan dengan beberapa variasi jumlah pencelupan diantaranya 1 kali, 3 kali, 5 kali, dan 7 kali. Pengujian kertas selulosa komposit dilakukan dengan alat karakterisasi XRD, hal ini bertujuan untuk melihat ukuran kristal dan lebar puncak. Hasil 1 kali pencelupan SiO2= 41,49 nm, kitosan= 41,56 nm, grafena= 32,85 nm, variasi 3 kali perendaman SiO2=41,43 nm, kitosan= 45,72 nm, grafena= 32,87 nm, variasi 5 kali pencelupan SiO2= 31,06 nm, kitosan= 34,38 nm, grafena= 32,85 nm, variasi 7 kali pencelupan SiO2= 31,06 nm, kitosan= 34,34, grafena= 37,55 nm
Cite
CITATION STYLE
Afrilla, S., Ratnawulan, R., Jonuarti, R., & Ulfa Jhora, F. (2024). Pengaruh Variasi Jumlah Pencelupan Kertas Selulosa Hidrofobik pada Larutan Komposit SiO2-Kitosan-Grafena Terhadap Mikrosturktur. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 19527–19535. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i2.15261
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.