Analisis Sifat Kimia Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Mig.) Dari Hutan Alam Dan Hutan Tanaman Di PT. Dwima Jaya Utama

  • Joni H
  • Santoso M
  • Wahyudi W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis sifat kimia kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Mig.) dari hutan alam dan hutan tanaman intensif (Silin) di PT. Dwima Jaya Utama. Sampel diambil dari pohon dengan diameter 28 cm, 36 cm, 43 cm, dan 51 cm untuk membandingkan kadar ekstraktif (air dingin, air panas, etanol-toluena), holoselulosa, α-selulosa, lignin, serta kadar abu. Hasil menunjukkan bahwa kayu dari hutan Silin memiliki kadar ekstraktif lebih tinggi dalam air dingin dan panas, tetapi kadar lignin dan abu lebih rendah dibandingkan kayu hutan alam. Kandungan α-selulosa secara konsisten tinggi pada semua diameter, memenuhi standar industri. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik Silin dapat menghasilkan kayu berkualitas dengan siklus tebang lebih pendek, meskipun sifat kimianya bervariasi berdasarkan diameter dan asal kayu. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pengelolaan hutan berkelanjutan dan aplikasi industri Shorea leprosula.

Cite

CITATION STYLE

APA

Joni, H., Santoso, M., Wahyudi, W., Sosilawaty, S., Tanduh, Y., Triyadi, A., … Silvianingsih, Y. A. (2025). Analisis Sifat Kimia Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Mig.) Dari Hutan Alam Dan Hutan Tanaman Di PT. Dwima Jaya Utama. HUTAN TROPIKA, 20(1), 249–257. https://doi.org/10.36873/jht.v20i1.21999

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free