Abstract
Saat ini diperlukan alternatif energi baru terbarukan salah satunya minyak RCO (Rubber Compound Oil) yang dibuat dari bahan baku ban bekas. Pembuatan minyak RCO ini menimbulkan permasalahan berupa limbah karbon yang apabila dibuang akan menimbulkan dampak lingkungan. Diperlukan upaya untuk menangani limbah kabon hasil pirolisis ban bekas salah satunya adalah pembuatan karbon aktif guna meningkatkan nilai ekonomi limbah. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kondisi operasi dalam pembuatan karbon aktif dari limbah hasil pyrolisis ban bekas. Karbon aktif merupakan salah satu adsorben yang dapat digunakan dalam pemurnian bahan. Penelitian ini membuat karbon aktif dengan menggunakan metode aktivasi kimia. KOH dipilih sebagai aktivating agent serta digunakan variabel suhu aktivasi dengan variasi suhu 700, 800, dan 900 °C dengan waktu aktivasi selama 30, 45, dan 60 menit. Pada penelitian ini diperoleh hasil karbon aktif terbaik dengan kondisi operasi 900 °C selama 60 menit yang menghasilkan luas permukaan karbon aktif seluas 230 m2/g. Kata
Cite
CITATION STYLE
Setyoningrum, T. M., Setiawan, A., & Pamungkas, G. (2018). Pembuatan Karbon Aktif dari Hasil Pirolisis Ban Bekas. Eksergi, 15(2), 54. https://doi.org/10.31315/e.v15i2.2387
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.