Abstract
Peningkatan suhu permukaan bumi periode 2001 – 2020 sebesar 0.99oC dengan peningkatan tertinggi pada periode 2011 – 200 yaitu sebesar 1.09oC dimana lebih tinggi dari periode 1850 -1900. Muncul kesadaran dari beberapa negara di dunia akan bahaya peningkatan GRK terhadap perubahan iklim sehingga negara negara di dunia berkumpul untuk membahas perubahan iklim dalam konfrensi internasional. Konfrensi ini dikenal dengan konfrensi para pihak/Confrence of Party (COP). Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon sebesar 29% secara mandiri dan 41% dengan bantuan internasional sampai dengan tahun 2030 sehingga suhu bumi tidak meningkat melebihi 2°C. Vietnam meratifikasi Perjanjian Paris dan berkomitmen tanpa syarat untuk mengurangi sebesar 8% emisi GRK pada tahun 2030 relatif terhadap tingkat bisnis seperti biasa (BAU) dan bertujuan untuk mencapai pengurangan 25% dengan syarat dukungan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kebijakan pemerintah Indonesia dan Vietnam untuk mencapai target pengurangan emisi GRK sektor lahan. Penelitian ini akan menganalisis kebijakan, strategi bahkan implementasi Indonesia dan Vietnam dalam pengurangan emisi sektor lahan. Metode penelitian digunakan dengan pendekatan kualitatif.
Cite
CITATION STYLE
Mukti, A., & Koestoer, R. H. (2023). Pengurangan emisi dari sektor lahan: studi komparatif Indonesia dan Vietnam. Jurnal Bisnis Kehutanan Dan Lingkungan, 1(1). https://doi.org/10.61511/jbkl.v1i1.2023.207
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.