Abstract
Kurangnya sarana prasarana dan tenaga kesehatan di Pondok Pesantren Syamsul Falah menjadikan rendahnya tingkat pengetahuan santri/santriwati tentang informasi obat seperti DAGUSIBU. DAGUSIBU merupakan salah satu program Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait DAGUSIBU obat dengan benar. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Peserta diberikan kuesioner yang telah divalidasi sebagai evaluasi pemahaman. Hasil pengisian kuesioner dari total 23 peserta menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan. Sehingga penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang penggunaan dan pengelolaan obat secara rasional.
Cite
CITATION STYLE
Rohmadona, R., Puspitasari, C. E., Hanifa, N. I., & Hajrin, W. (2022). Pengaruh Penyuluhan DAGUSIBU terhadap Tingkat Pengetahuan Santri/Santriwati Tentang Penggunaan dan Pengelolaan Obat Rasional di Pondok Pesantren Syamsul Falah Lombok Barat. Journal of Community Development & Empowerment, 3(3), 1–7. https://doi.org/10.29303/jcommdev.v3i3.26
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.