Pemodelan Jumlah Kematian Bayi di Kota Bandung dengan Menggunakan Regresi Zero-Inflated Poisson

  • Dwi Putri A
  • DEVIANTO D
  • YANUAR F
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kematian bayi merupakan salah satu indikator dalam menentukan tingkatkesehatan masyarakat. Salah satu upaya untuk mengurangi jumlah kematian bayi adalah dengan mengkaji faktor - faktor penyebabnya. Banyaknya kasus kematian bayi yang berupa data diskrit dan faktor - faktor yang mempengaruhinya dapat dimodelkan menggunakan regresi Poisson. Namun, dalam analisis regresi Poisson sering ditemukan kondisi overdispersi yakni nilai varians dari variabel respon lebih besar dari nilai mean. Overdispersi dapat terjadi karena terlalu banyaknya nilai nol (excess zeros) pada variabel respon.Model regresi Zero-In ated Poisson merupakan salah satu metode yang dapat mengatasi masalah overdispersi. Pada penelitian ini, data kasus jumlah kematian bayi memiliki terlalu banyak nilai nol, sehingga regresi Zero-Inflated Poisson lebih tepat digunakan untuk memodelkan jumlah kematian bayi dan faktor - faktor yang mempengaruhinya di Kota Bandung Tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor - faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kasus jumlah kematian bayi adalah persentase berat badan bayi lahir rendah (BBLR), persentase kunjungan neonatal selama 3x dan persentase bayi yang diberikan ASI eksklusif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwi Putri, A., DEVIANTO, D., & YANUAR, F. (2022). Pemodelan Jumlah Kematian Bayi di Kota Bandung dengan Menggunakan Regresi Zero-Inflated Poisson. Jurnal Matematika UNAND, 11(1), 12–24. https://doi.org/10.25077/jmu.11.1.12-24.2022

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free