Abstract
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana optimalisasi pengelolaan zakat produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di BAZNAS Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan dokumentasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Soppeng meliputi beberapa tahap, yaitu: perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan penghimpunan dana zakat dari muzakki untuk disalurkan kepada mustahik. Selain itu, penyaluran dan penggunaan zakat terdiri dari dua jenis bantuan, yaitu bantuan konsumtif dan bantuan produktif. Kendala yang dihadapi oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng dalam upayanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat miskin antara lain adalah tidak adanya sanksi tegas dalam Undang-Undang Pengelolaan Zakat, keterbatasan dana, serta rendahnya kesadaran zakat di kalangan muzakki. Upaya yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng antara lain adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), memberikan kemudahan bagi para muzakki, dan menyalurkan zakat secara tunai. Manfaat bantuan zakat produktif yang diterima mustahik dari BAZNAS Kabupaten Soppeng antara lain adalah peningkatan pendapatan, meskipun keuntungan yang diperoleh tidak terlalu signifikan dan lebih digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Cite
CITATION STYLE
Nurwahidah, Kasjim Salenda, & Asni. (2024). OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN SOPPENG. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 6(1), 51–61. https://doi.org/10.24252/qadauna.v6i1.30700
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.