Abstract
Penelitian ini menganalisa mengenai dampak elektrifikasi pulau-pulau kecil terhadap kesejahteraan masyarakat dengan mengevaluasi pengeluaran rumah tangga di Kepulauan Seribu. Pada tahun 2008, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan menikmati listrik untuk pertama kalinya melalui sambungan kabel listrik bawah laut dari daratan Jakarta, sedangkan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara pada tahun 2012 untuk tahap kedua. Proses elektrifikasi secara bertahap ini secara tidak langsung menciptakan kelompok treatment dan control yang ideal untuk melakukan penelitian impact evaluation. Kami menggunakan metode Difference in Difference, dimana Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan sebagai Treatment Group dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara sebagai Control Group, dengan periode observasi dari tahun 2007 sampai 2012. Kami menemukan bahwa pengeluaran total rumah tangga naik secara signifikan pada seluruh periode observasi sebagai dampak elektrifikasi. Kedua, kami menemukan perbedaan respon rumah tangga pada beberapa jenis pengeluaran mereka. Pengeluaran makanan meningkat signifikan pada seluruh periode observasi, sedangkan pengeluaran bukan makanan naik hanya pada tahun pertama dan kedua setelah elektrifikasi.
Cite
CITATION STYLE
Krisianto, A. (2018). DAMPAK ELEKTRIFIKASI TERHADAP PENGELUARAN RUMAH TANGGA DI KEPULAUAN SERIBU, JAKARTA. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 190. https://doi.org/10.24843/jekt.2018.v11.i02.p02
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.