Perilaku Memaafkan Dengan Subjective Well-Being Pada Wanita Bercerai

  • Agustin A
  • Zuroida A
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara perilaku memaafkan dengan subjective well-being  pada wanita janda bercerai. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang mengalami cerai gugat (janda cerai). Sampel penelitian ini berjumlah 40 wanita bercerai yang diambil secara random. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala Perilaku Memaafkan dan skala Subjective well-being (kesejahteraan atau kebahagiaan subjektif). Uji hipotesis menggunakan  program SPSS (Stastistical Package For The Social Sciences)-2.0 dengan menu program Analisis korelasi Rho Spearman. Hasil uji korelasi didapatkan Indeks korelasi  rho xy = 0,921 dengan p = 0,000 (p < 0,01).Hal ini menunjukkan bawa hipotesis diterima artinya ada korelasi positif yang sangat signifikan antara Perilaku Memaafkan dengan Subjective Well-being pada Wanita Bercerai. Kata Kunci : Memaafkan ;Subjective Well-being ; Perceraian

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustin, A., & Zuroida, A. (2022). Perilaku Memaafkan Dengan Subjective Well-Being Pada Wanita Bercerai. IDEA: Jurnal Psikologi, 6(2), 118–129. https://doi.org/10.32492/idea.v6i2.6207

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free