Abstract
Artikel ini ditujukan untuk mengetahui interpretasi dan penafsiran Wahbah Al-Zuhailî sebagai salah seorang mufassir kontemporer terhadap atensi perhatian yang sangat mendalam dan komprehensif dari ayat-ayat Al-Qur’an kepada anak yatim dengan berbagai bentuk perbuatan baik (ihsân) kepadanya. Yaitu perbuatan baik yang bersifat umum-general dan perbuatan baik dalam wujud khusus lagi terdefinisikan bentuknya; berupa perintah dan larangan terhadap suatu perbuatan baik tertentu kepada yatim tersebut. Penafsiran dan paradigma pemikiran Wahbah Al-Zuhailî sebagai mufassir otoritatif secara spesifik antara lain terdeskripsikan dalam tiga karya tafsir ilmiah populernya, antara lain adalah kitab Al-Tafsîr Al-Wasîth sebagai objek utama studi dalam artikel ini.
Cite
CITATION STYLE
Maya, R., & Sarbini, M. (2018). ATENSI AL-QUR’AN TERHADAP ANAK YATIM: Studi Al-Tafsir Al-Wasith Karya Wahbah Al-Zuhailî. Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(02), 157. https://doi.org/10.30868/at.v3i02.315
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.