Abstract
Kandidiasis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh fungi Candida albicans. Pengobatan dengan menggunakan antifungi sintetik memiliki kelemahan salah satunya timbulnya resistensi fungi Candida albicans terhadap antifungi. Oleh karena itu, penelitian mengenai sumber alternatif untuk bahan antifungi alami perlu dilakukan dengan memanfaatkan fungi endofit daun mangrove Avicennia marina. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat fungi endofit daun mangrove A.marina dan mengetahui daya hambatnya terhadap pertumbuhan C.albicans serta mengetahui metabolit sekunder yang dihasilkan oleh masing-masing isolat. Penelitian ini diawali dengan isolasi fungi endofit dari daun mangrove A.marina yang dilanjutkan dengan uji aktivitas antifunginya terhadap fungi C.albicans dengan metode Kirby and Bauer. Terdapat 3 isolat fungi endofit daun yang berbeda yaitu isolat DK 7b, DK 6b dan DK 6c dan masing-masing berbeda dalam aktivitas penghambatannya terhadap pertumbuhan fungi C. albicans. Secara morfologi, isolat DK 7b, DK6b, dan DK 6c secara berurutan diidentifikasi sebagai Penicillium sp., Aspergillus sp., dan Microsporum sp. Hasil identifikasi metabolit sekunder menunjukan bahwa fungi endofit Penicillium sp. menghasilkan terpenoid dan tannin, Aspergillus sp. memproduksi flavonoid, tannin, dan saponin, sedangkan Microsporum sp. terdeteksi menghasilkan terpenoid, flavonoid dan tannin.
Cite
CITATION STYLE
Khalimah, D., & Ainy, E. Q. (2019). Isolasi fungi endofit daun mangrove Avicennia marina dan uji aktivitasnya sebagai antifungi terhadap Candida albicans ATCC. Symposium of Biology Education (Symbion), 2. https://doi.org/10.26555/symbion.3551
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.