Abstract
Dismenorhea merupakan rasa nyeri yang timbul pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas belajar mahasiswa. Untuk mengurangi rasa nyeri dilakukan alternatif non farmakologi dengan senam dismenorhea. Tujuan penelitian ini mengungkap hal baru yaitu efektifitas senam dismenorhea terhadap penurunan nyeri menstruasi pada mahasiswa kebidanan. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian pre-post test with control group yang melibatkan dua kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 19 orang dan kelompok kontrol sebanyak 22 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi. Kelompok intervensi diberikan senam dismenorhea seminggu dua kali selama empat minggu. Pengukuran nyeri menggunakan Numeical Rating Scale (NRS). Uji statistik dengan mann whitney dan chi – square. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan nyeri menstruasi setelah melakukan senam dismenorhea (p=0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa senam dismenorhea efektif untuk menurunkan intensitas nyeri selama menstruasi. Bagi mahasiswa yang mengalami nyeri menstruasi disarankan melakukan senam dismenorhea daripada minum obat yang mempunyai efek samping bagi kesehatan tubuh.
Cite
CITATION STYLE
Dartiwen, D. (2022). PENGARUH SENAM DISMENORHEA TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWA KEBIDANAN. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 10(1), 90–95. https://doi.org/10.36973/jkih.v10i1.405
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.