Pancasila dan deradikalisasi berbasis agama

  • Ridwan N
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pancasila is the state foundation and national philosophy that is received by the majorityof the Indonesian people. Religious education with no concept of Pancasila makes only the generation of separation instead of national integration that is needed by the nation of Indonesia. Religious education must be the education of sensitive peace, sensitive to people’s issues and social justice that is as an important part of the Pancasila and the needs of our nation. Religious education becomes an important part to increase faith, to have a good nation, and to make a good beliver and patriotic. Pancasila adalah dasar negara dan falsafah bangsa yang diterima mayoritas masyarakat Indonesia. Pendidikan agama tanpa wawasan Pancasila justru akan membentuk generasi separasi, bukan integrasi nasional yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia. Pendidikan agama harus menjadi pendidikan yang sensitif perdamaian,sensitif terhadap persoalan rakyat, dan keadilan sosial yang menjadi bagian penting dari Pancasila dan kebutuhan bangsa. Pendidikan agama juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan keimanan, berbangsa, dan membentuk orang yang shalih dan patriotik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridwan, N. K. (1970). Pancasila dan deradikalisasi berbasis agama. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 173. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.173-196

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free