Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pengelolaan barang tambang di Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan, baik dari aspek hukum, keadilan distribusi, maupun keberlanjutan lingkungan, sehingga menimbulkan urgensi untuk meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan hukum positif. Riset ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep dan implementasi pengelolaan barang tambang ditinjau dari perspektif hukum Islam serta ketentuan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan yuridis normatif dan metode deskriptif analisis. Data dikumpulkan menggunakan teknik studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer. Lalu, data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat titik temu antara hukum Islam dan hukum positif dalam menekankan peran negara sebagai pengelola utama sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Temuan penelitian ini mengimplikasikan keharusan adanya rekonstruksi kebijakan pengelolaan barang tambang agar lebih berorientasi pada keadilan sosial, keberlanjutan, dan nilai-nilai moral keagamaan.
Cite
CITATION STYLE
Husni, A., Deni Kamaludin Yusup, & Tatang Astarudin. (2025). Pengelolaan Barang Tambang dalam Hukum Islam dan Hukum Positif. JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(03), 2119–2128. https://doi.org/10.70294/jimu.v3i03.995
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.