PERAWATAN LUKA PERINIUM PADA IBU NIFAS DI PMB Ny. ZULAIKAH, Amd.Keb SUMOBITO JOMBANG

  • Prihartini S
  • Peti Eka Fitriana
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masa nifas (Puerpurium) dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat- alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil.masa ini berlansung kira-kira 6 minggu atau 42 hari, merupakan waktu pulihnya alat- alat kandungan pada keadaan normal.ibu nifas biasanya memiliki budaya berpantang makan   seperi telur, ayam daging akan mempengaruhi kesembuhan luka perineum.makanan yang bergizi akan mempercepat penyembuhan luka perineum. Tujuan Asuhan Kebidanan Menerapkan dan melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan luka perineum di PMB Ny. Zulaikah, AMD. Keb Desa Ngelele Sumobito Jombang.     Metode yang digunakan dalam penyusunan studi kasus dengan mengunakan pendekatan asuhan kebidanan melalui manajemen kebidanan Hellen Varney yang meliputi pengkajian data, merumuskan diagnosa/masalah aktual maupun potensial, melaksanakan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi terhadap asuhan kebidanan ibu nifas dengan luka jahitan perineum PMB Ny. Zulaikah, AMD. Keb Desa Ngelele Sumobito Jombang. Hasil asuhan yang dilaksanakan pada asuhan kebidanan ibu nifas dengan luka perineum di RSUD Jombang selama 9  hari, sembuh pada hari ke 5 luka kering,tertutup, tidak terjadi kegawatan pada ibu nifas dengan luka perineum. Kesimpulan yang dapat di ambil dari asuhan kebidanan yang telah dilakukan pada ibu nifas dengan luka perineum di PMB Ny. Zulaikah, AMD. Keb Desa Ngelele Sumobito Jombang tidak terjadi hambatan dan berlansung baik. Mempelajari lebih lanjut tentang teori yang berhubungan dengan Asuhan pada ibu nifas, sehingga mampu memberikan Asuhan Kebidanan pada ibu nifas dengan luka perineum secara komprehensif

Cite

CITATION STYLE

APA

Prihartini, S. D., & Peti Eka Fitriana. (2023). PERAWATAN LUKA PERINIUM PADA IBU NIFAS DI PMB Ny. ZULAIKAH, Amd.Keb SUMOBITO JOMBANG. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(5), 2185–2190. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i5.4731

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free