Abstract
Science process skills penting untuk diajarkan ke siswa karena dapat menciptakan pembelajaran yang bermakna. Untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi science process skills, pembelajaran harus melibatkan aspek yang terdapat dalam science process skills. Namun di sekolah science process skills siswa masih melibatkan aspek pengamatan sedangkan aspek yang lainnya seperti mengklasifikasikan, memprediksi dan mengkomunikasikan masih belum diterapkan. Sehingga siswa masih belum terlibat secara aktif dalam science process skills. Upaya yang dapat dilakukan dengan melibatkan pengalaman langsung berupa environmental attitude siswa. Oleh karena itu tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan environmental attitude dengan science process skills sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh adanya hubngan antara environmental attitude dengan science process skills sekolah dasar. Hubungan tersebut tergolong kuat yang berarti semakin tinggi environmental attitude siswa terhadap peduli dan kesadaran lingkungan, maka perilaku dan science process skills akan tinggi pula. Sebaliknya jika environmental attitude siswa terhadap peduli lingkungan dan kesadaran lingkungan rendah, maka perilaku dan science prosess skills juga ikut rendah.
Cite
CITATION STYLE
Shofiyah, T., Apri Irianto, & Reza Rachmadtullah. (2023). Environmental Attitude dengan Science Process Skills Sekolah Dasar. Progressive of Cognitive and Ability, 2(3), 272–279. https://doi.org/10.56855/jpr.v2i3.445
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.