Hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja Sukadana Ciamis

  • Sunarni N
  • Litasari R
  • Deis L
N/ACitations
Citations of this article
190Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proporsi kesakitan balita akibat ISPA masih merupakan penyebab kematian terbanyak pada balita. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya kejadian ISPA diantaranya yaitu status gizi. Keadaan gizi yang buruk muncul sebagai faktor risiko penting terjadinya ISPA. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja sebanyak 1.684 orang. Sampel diambil secara accidental sampling sebanyak 94 ibu yang mempunyai balita. Hasil: Penelitian menunjukkan status gizi balita sebagian besar kategori gizi kurang sebanyak 47 orang (50%). Sebagian besar balita mengalami ISPA sebanyak 63 orang (67%). Hasil uji menunjukkan p-value 0,000 ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian ISPA di W ilayah Kerja Puskesmas Margaharja Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Tahun 2013.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sunarni, N., Litasari, R., & Deis, L. (2018). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja Sukadana Ciamis. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 1(2), 70–75. https://doi.org/10.32536/jrki.v1i2.11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free