Abstract
Salah satu pengolahan makanansecara tradisional yang dilakukan adalah fermentasi.sebagai media peletakan singkong yang akanFermentasi telah lama dilakukan dan merupakansalah satu cara pemrosesan bentuk pengawetanmakanan tertua. Pembuatan tape singkong padaUKM Tape Istimewa sebagai mitra pada pengerjaanskripsi hingga saat ini masih menggunakan sistembioteknologi konversional dengan menggunakancara-cara yang terbatas. Fermentasi masihmenggunakan alat seadanya diproses. Alat inimerupakan prototype untuk memaksimalkanpengaturan suhu dan sirkulasi udara pada ruangproses fermentasi tape singkong. Di maksimalkanuntuk membantu petani membuat tape yang lebihbaik. Penggunaan lampu AC 25 watt untukmenaikkan dan menurunkan suhu pada ruang. Selainitu juga digunakan kipas DC 12 Volt sebanyak duabuah sebagai pengatur sirkulasi udara. Dalam alat inimenggunakan DHT 11 sebagai sensor utama untukmengetahui nilai suhu dan kelembapan.Mikrokontroller pada alat ini menggunakanATMEGA 16 sebagai pusat pengendalian sistembedasarkan pembacaan sensor. Alat inimenghasilkan sebuah sinkronisasi antara suhu dansirkulasi udara yang baik sehingga mengoptimalkanproses fermentasi tape. Dengan demikian dapatmenghasilkan produk tape yang baik. Prinsip kerjadari alat ini adalah menstabilkan suhu pada set point36º C. Dari hasil pembacaan sensor DHT11didapatkan error 1,1% sehingga dapat dikatakanbaik, pengujian pada sistem menggunakan metodeFuzzy Logic dan set point suhu 36º C di dapatkanerror sebesar 1,1% sampai 1,4%, ini membuktikanbahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan mampumenjaga kestabilan set point.
Cite
CITATION STYLE
Prakoso, B. L., Singgih, H., & Pracoyo, A. (2020). Sistem Pengaturan pada Ruang Proses Fermentasi Tape Menggunakan Metode Fuzzy Logic. Jurnal Elektronika Dan Otomasi Industri, 4(1), 44. https://doi.org/10.33795/elkolind.v4i1.107
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.