The Use of Herbal Supplements as One of Self Medications in Bandung

  • Destiani D
  • Suwantika A
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Swamedikasi menggunakan suplemen herbal di Indonesia belum terdokumentasi karena sebagian besar masyarakat yang mengonsumsinya tidak berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Penelitian retrospektif observasional ini dilakukan di salah satu pusat pelayanan kesehatan di Bandung pada tahun 2014 dengan pengambilan data dari data penjualan suplemen herbal. Penjualan swamedikasi suplemen atau vitamin selama tahun 2014 mencapai 30.163 item dengan swamedikasi suplemen herbal untuk penyakit kronik dan degeneratif sebanyak 1.277 item. Berdasarkan kategori terapi, suplemen herbal yang paling banyak dikonsumsi adalah suplemen herbal untuk indikasi hiperlipidemia dengan kandungan bawang putih, lecithin, dan spirulina. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat tingginya angka penggunaan swamedikasi suplemen herbal, akan tetapi tidak diketahui apakah masyarakat sudah memperoleh informasi yang benar dari apoteker mengenai cara penggunaannya

Cite

CITATION STYLE

APA

Destiani, D. P., & Suwantika, A. A. (2015). The Use of Herbal Supplements as One of Self Medications in Bandung. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 4(1), 71–76. https://doi.org/10.15416/ijcp.2015.4.1.71

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free