Abstract
Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang, pepagan, dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit. Orang yang bekerja menjahit pakaian disebut penjahit. Penjahit pakaian pria disebut tailor, sedangkan penjahit pakaian wanita disebut modiste. Masyarakat merasakan dampak akibat pemberlakuan serta pembatasan yang dilakukan pemerintah, yaitu kesulitan memenuhi kebutuhan yang harus dilakukan secara langsung sehingga harus berpindah menjadi online. Namun juga banyak hal yang menjadikan jasa menjahit kurang diminati masyarakat sebelum pandemi yaitu oleh berbagai hal yaitu lokasi yang tidak diketahui atau jauh, pesanan kurang luas yang hanya terdiri dari orang sekitar, jahitan tidak sesuai keinginan konsumen dan waktu jahit yang lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan aplikasi mobile membantu masyarakat sehingga diperlukan solusi untuk membantu menghubungkan antara penjahit dan masyarakat secara luas sebagai calon pelanggan. Untuk mewujudkan solusi tersebut peneliti mengusulkan desain solusi aplikasi jahit untuk membantu masyarakat menemukan penjahit sesuai keinginan dan kebutuhan. Metode lean UX adalah metode yang merubah proses yang panjang menjadi singkat yang memiliki keberhasilan dan proses yang sangat cepat dan berfokus pada peningkatan pemahaman pengguna tentang design yang dirancang. Aplikasi ini akan memudahkan pengguna melakukan pemesanan pada Aplikasi Jahit Buk Las.
Cite
CITATION STYLE
Iyan, J. N. M., Rizki, M., & Eiva Fathda, S. (2024). Penerapan UI/UX Jahit Buk Las di Kota Pekanbaru Menggunakan Metode Lean UX. Jurnal Tika, 8(3), 206–215. https://doi.org/10.51179/tika.v8i3.2355
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.