Abstract
Kabupaten Polewali Mandar merupakan kabupaten dengan jumlah populasi ternak unggas ayam kampung dan ayam pedaging (broiler) tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat yaitu masing-masing sebesar 1.723.253 ekor dan 885.200 ekor. Hal inilah yang menyebabkan angka kematian unggas akibat Highly Pathogenic Avian influenza (HPAI) juga tinggi dibandingkan kabupaten lainnya. Berbagai kendala dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan pengendalian dan pencegahan tersebut, sehingga menuntut pemerintah setempat untuk mengambil kebijakan yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi langkah- langkah pengendalian dan pencegahan penyebaran virus Highly Patogenic Avian influenza pada Sektor III dan IV di Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Strategi Pengendalian dan Pencegahan Penyebaran Virus Highly Pathogenic Avian influenza pada Sektor III dan IV di Kabupaten Polewali Mandar yang telah diterapkan antara lain (a) Deteksi, Lapor dan Respon (DLR) Cepat, (b) Biosekuriti, (c) vaksinasi, (d) Penataan/Sanitasi Rantai Pasar Unggas, (e) Pengawasan Lalu Lintas Unggas, dan (f) Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE).
Cite
CITATION STYLE
Thaha, A. H., & Bagenda, I. (2019). Strategi Pengendalian Dan Pencegahan Penyebaran Virus Highly Pathogenic Avian Influenza Pada Sektor III Dan IV di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Jurnal Ilmu Dan Industri Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science and Industry), 4(1), 74. https://doi.org/10.24252/jiip.v4i1.9810
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.