Abstract
Pendahuluan: Transformasi digital kesehatan melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pencatatan imunisasi secara real-time, namun implementasinya di berbagai daerah masih menghadapi kendala teknis dan operasional yang berdampak pada akurasi data. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan ASIK terhadap cakupan imunisasi serta mengidentifikasi hambatan implementasinya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dashboard ASIK, wawancara petugas, dan telaah dokumen laporan imunisasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan cakupan imunisasi dasar lengkap bayi sebesar 66,41%, baduta 68,29%, sementara cakupan WUS masih rendah yaitu 16,10% dan cakupan BIAS MR-1 baru mencapai 33,25%. Hambatan utama meliputi error sistem, keterlambatan sinkronisasi data, input ganda karena kurangnya integrasi ASIK dengan sistem Puskesmas, serta pergantian SDM yang menyebabkan variasi kompetensi teknis. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ASIK meningkatkan transparansi dan keterpantauan data imunisasi, efektivitasnya belum optimal sehingga diperlukan perbaikan interoperabilitas, stabilitas sistem, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Ilham Ardiyansah, & Galuh Ismayanti. (2026). Pengaruh Penggunaan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) Terhadap Cakupan Imunisasi Di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 3058–3063. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.552
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.