PENGARUH PENGGUNAAN MATA PANCING GANDA PADA RAWAI TEGAK TERHADAP HASIL TANGKAPAN LAYUR

  • Anggawangsa R
  • Murdiyanto B
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rawai tegak merupakan salah satu alat penangkap ikan yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan layur (Trichiurus sp.). Pengembangan metode dan teknologi dalam unit penangkapan rawai tegak ini sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil tangkapan, salah satunya adalah dengan modifikasi mata pancing. Mata pancing yang digunakan nelayan rawai tegak adalah mata pancing tunggal. Selain mata pancing tunggal terdapat juga berbagai jenis mata pancing, salah satunyaadalah mata pancing ganda yang dipasang berangkai. Penelitian ini dilakukan di perairan Pelabuhanratu, Jawa Barat dengan menggunakan dua jenis rawai sebagai perlakuan yaitu rawaiyang menggunakan mata pancing tunggal dan rawai yang menggunakan mata pancing ganda yang dipasang berangkai. Kedua rawai tersebut terdiri atas 10 tali cabang yang diujungnya terdapat mata pancing. Mata pancing yang digunakan adalah mata pancing No.9 untuk mata pancing tunggal dan No.9 dan 12 untuk mata pancing ganda. Berdasarkan pada hasil uji peringkat bertanda Wilcoxon didapatkan perbedaan yang nyata antara hasil tangkapan rawai yang menggunakan mata pancingtunggal dan rawai yang menggunakan mata pancing ganda. Rawai yang menggunakan mata pancing ganda menghasilkan hasil tangkapan yang lebih baik dibandingkan rawai yang menggunakan mata pancing tunggal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggawangsa, R. F., & Murdiyanto, B. (2017). PENGARUH PENGGUNAAN MATA PANCING GANDA PADA RAWAI TEGAK TERHADAP HASIL TANGKAPAN LAYUR. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 2(6), 323. https://doi.org/10.15578/bawal.2.6.2009.323-330

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free