Pemberdayaan Masyarakat Kayubulan Melalui Implementasi Teknologi Pengolahan Eceng Gondok dan Sedimen Danau Limboto

  • Salimi Y
  • Kadir Y
  • S. Tangio J
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laju sedimentasi dari beberapa sungai yang bermuara di danau Limboto semakin tinggi sehingga menyebabkan pendangkalan. Pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat menutupi permukaan danau menyebabkan perubahan ekosistem danau dan kerugian finansial bagi nelayan lokal. Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) di kelurahan Kayubulan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat melalui implementasi teknologi pengolahan eceng gondok dan sedimen danau Limboto. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui 5 (lima) tahapan yakni tahap persiapan, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan dan tahap evaluasi. Metode yang digunakan berupa  FGD (forum group discussion), perencanaan partisipatif dan metode praktek. Hasil kegiatan ini memberi pemahaman pada masyarakat tentang pentingnya menjaga danau. Pemahaman masyarakat kelurahan Kayubulan tentang pengolahan eceng gondok menjadi biogas, briket, pupuk dan sedimen menjadi batako, batu bata dan pot tanaman meningkat secara keseluruhan hingga 48%. Kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok Alata sebagai mitra sasaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salimi, Y., Kadir, Y., & S. Tangio, J. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Kayubulan Melalui Implementasi Teknologi Pengolahan Eceng Gondok dan Sedimen Danau Limboto. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 317–328. https://doi.org/10.35568/abdimas.v3i2.951

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free