SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN HASIL PRODUKSI TEBU DENGAN METODE K-MEANS DI KABUPATEN MALANG

  • Yunianto M
  • Faisol A
  • Vendyansyah N
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Data informasi mengenai perkebunan tebu yang ditampilkan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Perkebunan kabupaten Malang pada website, masih belum menampilkan secara lengkap mengenai data perkebunan tebu. Data yang ditampilkan masih berupa data tertulis berbentuk softfile, buku atau junal, dan belum menampilkan visualisasi data kedalam bentuk pemetaan. Sistem Informasi Geografis pemetaan hasil produksi tebu dengan metode k-means dapat menjadi solusi dari permasalahan yang diuraikan. Sistem akan menampilkan informasi mengenai data perkebunan tebu dikabupaten malang, dan juga dilengkapi pemetaan produksi tebu berdasarkan jumlah produksi pada setiap kecamatan dengan menggunakan metode K-means. Pada pengelompokan pemetaan, dibagi menjadi 3 cluster  yaitu dengan jumlah produksi tinggi, sedang, dan rendah.        Hasil pengujian user menunjukan bahwa hasil uji untuk Sangat Baik sebesar 28,58%, Baik sebesar 46,42%, Cukup Baik sebesar 25% dan Kurang Baik 0%. Hasil clustering k-means pada program menunjukkan jumlah C1 (Tinggi) = 23 data, C2 (Sedang) = 55, dan C3 (Rendah) = 21 data. dan hasil pemetaan yang dibedakan dengan warna sudah sesuai, dimana untuk hasil produksi "tinggi" digunakan warna biru, produksi “sedang” warna merah, produksi “rendah” warna kuning.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yunianto, M. F., Faisol, A., & Vendyansyah, N. (2021). SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN HASIL PRODUKSI TEBU DENGAN METODE K-MEANS DI KABUPATEN MALANG. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 5(2), 573–580. https://doi.org/10.36040/jati.v5i2.3764

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free