Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Statement Dengan Menggunakan Model Beneish M-Score

  • Dartiya Zulfani N
  • Zuhrotun Z
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perspektif teori fraud hexagon terhadap fraudulent financial statement pada perusahaan sektor perbankan. Fraudulent financial statement diukur menggunakan model Beneish M-Score. Populasi penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 188 observasi dari 47 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan CEO (capability) dan government ownership (collusion) berpengaruh terhadap fraudulent financial statement. Sementara itu, financial target, external pressure, struktur organisasi, ineffective monitoring, kebijakan etika perusahaan, dan frekuensi jumlah foto CEO tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial statement.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dartiya Zulfani, N., & Zuhrotun, Z. (2025). Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Statement Dengan Menggunakan Model Beneish M-Score. Journal of Accounting and Finance Management, 6(5), 2565–2579. https://doi.org/10.38035/jafm.v6i5.2853

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free