ANALISIS SEMIOTIKA PADA CERITA RAKYAT WANDIU-NDIU

  • Safiuddin S
N/ACitations
Citations of this article
50Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi lisan adalah sebuah pesan yang disampaikan secara turun- temurun dari generasi tua ke generasi muda. Pesan ini dapat  berbentuk cerita rakyat, ucapan, pidato, lagu, dan lain-lain. Objek penelitian ini adalah salah satu cerita rakyat dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara yaitu Wandiu-ndiu. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana kode- kode pada cerita rakyat Wandiu-ndiu. Kedua, bagaimana amanat dan fungsi sosial pada cerita  rakyat Wandiu-ndiu. Adapun tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kode, amanat dan fungsi sosial yang ditemukan dalam cerita rakyat Wandiu-ndiu. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menggunakan teori Semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kode, yaitu 1) kode hermeneutik, 2) kode proairetik/aksi, 3) kode semik/konotatif, 4) kode simbol, dan 5) kode budaya. Amanat yang terdapat dalam cerita rakyat Wandiudiu terdiri dari amanat tersirat dan amanat tersurat. Adapun fungsi sosial dalam cerita rakyat ini, yakni 1) fungsi kebudayaan, 2) fungsi pendidikan, dan 3) fungsi kemasyarakatan. Penelitian ini merupakan upaya pelestarian sastra lisan khususnya cerita rakyat sekaligus membantu pemerintah untuk melestarikan tradisi lisan dan dearah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Safiuddin, S. (2019). ANALISIS SEMIOTIKA PADA CERITA RAKYAT WANDIU-NDIU. Lakon : Jurnal Kajian Sastra Dan Budaya, 8(2), 78. https://doi.org/10.20473/lakon.v8i2.19776

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free