Pengaruh Peralihan Perkebunan Karet dan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Masyarakat Kabupaten Labuhan Batu Selatan

  • Muhammad Yunus Sofian
  • Windi Mayani Dalimunthe
  • Sultan Rasy Nasyaa
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sumatera utara merupakan sebuah provinsi di barat Indonesia yang memiliki banyak sekali jenis sub sektor pertanian. Namun ada sebuah fenomena di masyarakat, khususnya di daerah Labuhan Batu Selatan dimana perkebunan karet yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun dan menjadi penghidupan perekonomian di daerah tersebut dialihfungsikan menjadi perkebunan karet. Penelitian ini disusun dan dikerjakan melalui pendekatan deskriptif kombinasi. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, perkembangan komoditas lahan pertanian di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Labuhan Batu Selatan dari tahun 2019-2021. Untuk mendukung data tersebut, tim peneliti juga melakukan wawancara kepada beberapa orang petani karet di kabupaten tersebut mengenai alih fungsi lahan pertanian karet dan kelapa sawit. Untuk mencari tahu kembali, peneliti melakukan wawancara kepada beberapa petani di wilayah Labuhan Batu Selatan agar data yang peneliti terima bisa disesuaikan dengan kondisi di masyarakat. Peralihan lahan karet ke sawit ini terjadi karena keuntungan yang diterima petani sawit lebih besar penghasilannya karena harga dan buahnya lebih stabil dibandingkan harga karet dan juga pengerjaan karet yang lebih rumit.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Yunus Sofian, Windi Mayani Dalimunthe, Sultan Rasy Nasyaa, & Juliana Nasution. (2022). Pengaruh Peralihan Perkebunan Karet dan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Masyarakat Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 1(1), 123–141. https://doi.org/10.58192/wawasan.v1i1.321

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free